Stress? Coba Meditasi

Menjelang akhir tahun biasanya kerjaan justru semakin banyak. Ada pembukuan yang harus diselesaikan sebelum akhir tahun, kontrak kerja yang harus diperpanjang supaya tahun depan masih bisa dapat bonus. Pas punya jadwal liburan, rupanya si Boss malah nyuruh lembur karena deadline banyak yang belum terpenuhi.

Waktu pulang kantor, jalanan masih macet, kereta dan bis penuh sesak sampai bernapas pun susah. Sampai di rumah, kamar masih berantakan akhirnya keluyuran ke club atau coffee shop. Pas mau bayar, limit kartu kredit sudah mentok.

Stress? Hati-hati, karena selain berbahaya untuk kesehatan jangka panjang dan mengurangi umur, stress bisa kelihatan dari penipisan rambut, kantung mata yang makin hitam dan raut muka yang mirip Ibu di Pengantin Setan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stress. Salah satunya adalah dengan berolahraga. Tapi setelah seharian bekerja keras menguras tenaga untuk mengoperasikan otak, badan kita tidak punya cukup energi lagi untuk “bermain” alat-alat berat. Untuk berolahraga di pagi hari pun susah karena untuk bangun pagi itu berat.

Cara lain yang lebih mudah, tidak menguras energi dan bisa dilakukan di mana saja adalah dengan meditasi.

meditasi
Meditasi di tengah padang rumput sepertinya lebih menenangkan

Meditasi dipercaya orang tua zaman dahulu – khususnya umat Hindu dan Budha – untuk membantu seseorang melupakan masalahnya dengan tidak memikirkan apa-apa. Dan selain alasan spiritual, “menghentikan” kerja otak sementara rupanya terbukti secara ilmiah bisa membantu seseorang menjadi lebih santai, lebih tenang dan segar

Walaupun tidak memikirkan apa-apa, meditasi harus dilakukan dengan memfokuskan perhatian kepada sesuatu yang konstan dan teratur, salah satunya tarikan dan hembusan nafas dari hidung.

Cara paling mudah untuk meditasi adalah dengan menggabungkannya dengan pengaturan napas. Dengan menghitung 3 detik tarikan nafas dari hidung dan melepaskannya dari hidung dalam waktu 5 detik. Kombinasi ini kemudian dilakukan sampai beberapa menit – bahkan beberapa jam untuk yang sudah ahli – sampai pikiran sudah benar-benar tenang dan bisa kembali beraktifitas.

Kombinasi ini juga bisa dimodifikasi dengan memasukkan elemen menahan napas di sela-sela tarikan dan hembusan. Ini biasa digunakan oleh para penyelam dan freediver (penyelam tanpa tabung oksigen) untuk melatih dan memaksimalkan kerja paru-paru mereka selama dalam air.

Meditasi yang dilakukan dengan benar tidak akan membuat seseorang mengantuk. Justru orang yang bisa mengantuk selama meditasi adalah orang yang tidak fokus dan membiarkan pikirannya melayang entah kemana selama proses meditasi.

Untuk posisinya, sebagian besar orang memilih untuk duduk bersila di lantai dengan meletakkan kedua tangan di atas lutut atau menyatukannya di depan pinggang. Tapi ada juga model meditasi dengan berdiri dan membiarkan tangan menggantung bebas persis di samping badan.

 

Inti dari meditasi adalah untuk memfokuskan pikiran untuk membayangkan hal-hal positif yang membuat tenang dan bahagia. Mau mencoba?

 

Advertisements

One thought on “Stress? Coba Meditasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s